Thursday, August 4, 2016

Menikah Sangat Dianjurkan Oleh Rasulullah, Kenapa Harus Ditunda?

Anjuran Menikah dalam Islam

Begitu banyak orang yang sering menunda pernikahan, entah karena alasannya belum cukup mapan untuk menikah, belum siaplah alias masih muda, atau belum ketemu jodoh,dll. Padahal ada banyak begitu banyak hadits yang menganjurkan kepada kita untuk menikah, diantaranya

Suatu ketika, seorang sahabat bernama Ukaf menghadap Rasulullah S.A.W.
Kemudian Beliau bertanya kepadanya,"Apakah kamu sudah beristri? 
"Belum", jawab Ukaf.
"Apakah kamu juga tidak memiliki hamba sahaya wanita?" tanya Rasulullah kepada Ukaf.
"Saya juga tidak mempunyai ya Rasulullah "
"Apakah kamu seorang hartawan?" 
"Benar." kata Ukaf
"Kalau begitu," tegas Rasulullah, "kamu termasuk golongan setan. Seandainya kamu kaum nashrani maka kamu adalah seorang pendeta yang enggan untuk menikah. Sesungguhnya di antara sunahku adalah menikah, dan orang yang paling buruk di antara kalian adalah orang yang hidup membujang," (HR.Ahmad).

Rasulullah S.A.W bersabda,"Wahai para pemuda, siapa diantara kalian yang mampu menikah hendaklah melaksanakannya. Karena, menikah dapat menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Namun, bagi yang belum mampu, sebaiknya dia berpuasa, karena puasa merupakan benteng baginya." 
anjuran menikah dalam islam

Dalam hadits lain, Rasulullah S.A.W bersabda, "Seorang pria benar-benar miskin bila tidak memiliki istri."
"Meski dia seorang hartawan?" seorang sahabat bertanya
"Ya, meski dia seorang hartawan," jawab Rasulullah.
Selanjutnya Rasulullah S.A.W bersabda, "Seorang wanita benar-benar miskin bila dia tidak mempunyai suami."
"Wahai Rasulullah, meski dia berlimpah harta?" seorang sahabat bertanya.
"Ya, meski dia berlimpah harta," Beliau menjawab.

Rasulullah S.A.W bersabda, "Siapa yang mampu menikah maka laksanakanlah! Jika dia tidak melakukannya maka dia bukan termasuk golonganku."

"Apabila seorang lelaki telah menikah berarti dia telah menyempurnakan separuh agama. Kemudian , hendaknya menyempurnakan separuh yang lainnnya dengan bertakwa."

"Siapa yang menikah demi menjaga diri, pasti Allah menolongnya."
"Orang yang melangsungkan pernikahan hanya karena Allah, niscaya Dia akan mencukupi dan memeliharanya"

"Siapa yang enggan menikah karena takut miskin, maka dia tidak termasuk golongan kami." Dalam salah satu riwayat perawi hadits menambahkan, " Allah akan menyerahkan kepadanya dua malaikat yang mencatat di antara kedua matanya sebagai orang yang menyia-nyiakan anugerah Allah. Maka, sempitkanlah rejeki mereka."  

"Pernikahan adalah sunahku. Siapa yang mencintaiku maka laksanakanlah sunahku." Dalam riwayat lain Rasulullah S.A.W bersabda, "Siapa yang membenci pernikahan maka dia bukan dari golonganku."
Rasulullah S.A.W bersabda, "Menikah dan perbanyaklah keturunan karena sesungguhnya, aku berpacu memperbanyak umat dibandingkan umat lainnya di hari kiamat." Dalam riwayat lain disebutkan, "Karena kelak aku membanggakan umatku di hari kiamat, hingga terhadap bayi yang keguguran sekalipun."

Beliau juga bersabda, "Keutamaan orang yang berkeluarga dibandingkan orang yang membujang seperti keutamaan orang yang berjihad di jalan Allah dengan orang yang berdiam diri. 2 rakaat shalat yang dilakukan orang yang berkeluarga lebih baik dari 82 rakaat shalat yang dilakukan orang yang membujang." 

Masih banyak lagi hadits yang menganjurkan menikah dan tentunya telah cukup umur untuk menjalani pernikahan. Jadi tunggu apalagi, jika Anda sudah mampu, sudah punya penghasilan halal, sudah cukup umur ada baiknya segera menikah. Karena kebaikan apalagi ladang pahala sebaiknya jangan ditunda. 

No comments:

Post a Comment